Analisis Risiko Keamanan di SDN Sipatahunan
Keywords:
Risk, Security, SupervisionAbstract
This study aims to evaluate the policies, monitoring systems, and risk mitigation measures implemented by schools in maintaining student security while providing recommendations for improving school security management. The importance of maintaining student security in the school environment is a major supporter of the success of the education process. Effective security can create a comfortable and productive learning atmosphere. The research method used is a qualitative approach with a case study method. Data were collected through in-depth interviews with the principal and homeroom teacher, as well as direct observation of security facilities and student activities. Related school documents, such as rules, incident reports, and security policies, were also systematically analyzed to support this study. The results of the study indicate that implementing various security policies, such as the formation of a Violence Prevention and Handling Team (TPPK), installing CCTV, and implementing strict rules, is quite effective. Although these steps are quite effective, there are several challenges, such as incidents of accidents and conflicts between students, which indicate the need to improve the monitoring system and training for the entire school community. This study shows a commitment to managing security risks, but these efforts still need to be strengthened through increased training, socialization of security policies, and development of emergency response procedures. With the right recommendations, it is expected to create a safer and more conducive learning environment for all students.
Downloads
References
Adawiyah, R., & Nurhaen, N. (2021). Pengaruh pola asuh orang tua terhadap kesehatan mental anak usia sekolah. Jurnal Psikologi Anak dan Remaja, 7(2), 88–95.
Ahsana, D. (2019). Pengaturan sarana dan prasarana sekolah ramah anak di SD Negeri Tlacap Pandowoharjo Sleman. Jurnal Administrasi Pendidikan, 83–96.
Amalia, R., Sukaesih, N. S., & Haryeti, P. (2023). Peningkatan pengetahuan mengenai P3K terhadap siswa SD kelas 4-5 dengan media e-book cerita bergambar. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(1), 1380–1386.
Baytiyeh, H. (2014). Socio-cultural characteristics: The missing factor in disaster risk reduction strategy in sectarian-based communities. International Journal of Disaster Risk Reduction, 7, 168–172.
Donohadi, F. A. (2013). Efektivitas break time policy dalam membentuk perilaku disiplin siswa pada waktu istirahat di Sekolah Dasar Victory Plus Bekasi. Jurnal Administrasi Pendidikan, 2(2), 14–24.
Endiyono, A., & Lutfiasari, M. (2016). Studi kasus pemantauan tumbuh kembang anak di Jawa Tengah. Jurnal Epidemiologi Kesehatan, 4(3), 22–28.
Fauziah, M., & Hidayat, W. (2023). Mitigasi risiko dalam meredam konflik di sekolah [Studi kasus pada TK & SD Rabbani Bandung]. Ascent: Al-Bahjah Journal of Islamic Education Management, 1(1), 18–27.
Handayani, R., Apriani, B. K., & Sudirman. (2024). Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan Sekolah Dasar Negeri 29 Ampenan. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(3), 2035–2040.
Huriah, T. (2010). Pengaruh bimbingan tentang risiko cedera terhadap perilaku pencegahan cedera di Sekolah Dasar Bibis Kecamatan Kasihan Bantul Yogyakarta. Jurnal Keperawatan, 1(1), 65–70.
Karimah, R. R. S., dkk. (2023). Sosialisasi siaga bencana dan pertolongan pertama pada kecelakaan di SDN Simpang Sidoarjo. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 4(1), 106–111.
Kurniawaty, Y. (2019). Pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan pada guru SD Yayasan Yohanes Gabriel. Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community, 1(1), 41–46.
Lesmana, H., & Nurul, S. (2015). Evaluasi perkembangan anak usia dini dalam konteks kesehatan masyarakat. Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Masyarakat, 3(2), 105–112.
Lickona, T. (1991). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.
Lutfiasari, R. (2016). Analisis faktor lingkungan terhadap kejadian kecelakaan belajar di sekolah. Jurnal Psikologi Pendidikan, 8(2), 145–155.
Pahleviannur, A. (2019). Manajemen risiko kesehatan dan pendidikan pada anak di daerah bencana. Bandung: Penerbit Alfabeta.
Rahman, A., Alwi, M. K., & Suharni. (2022). Pengaruh penerapan modul K3 sebagai bahan ajar terhadap pengetahuan anak sekolah dasar tentang kesehatan dan keselamatan kerja. Journal of Muslim Community Health (JMCH), 3(2), 152–166.
Rosuliana, N. E., dkk. (2023). Optimalisasi peningkatan pengetahuan dan keterampilan anak sekolah dasar tentang pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) berbasis media audiovisual. Abdimas Galuh, 5(1), 585–593.
Sari, I. M., & Nooratri, E. D. (2023). Aplikasi metode pendidikan kesehatan demonstrasi dengan media short education movie (SEM) terhadap pengetahuan perawatan luka pada anak di SDN Mojorejo 2 Sragen. MPP-KI Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, 6(12), 2444–2449.
Sari, I. P., Sundari, S., & Surwani, P. E. (2024). Menanamkan budaya K3 sejak dini: Program edukasi untuk siswa sekolah dasar. Jurnal Suara Pengabdian, 45(3), 74–82.
Setiani, M. A., & Priyonoadi, B. (2015). Pentingnya pemenuhan nutrisi pada anak usia dini. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 6(1), 33–40.
Shobri, M. (2024). Peran sistem informasi manajemen pendidikan dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas di lembaga pendidikan Islam. AKSI: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2(2), 78-88.
Sugiyanto, H., & Santi, N. (2015). Aktivitas fisik dan tumbuh kembang anak usia dini. Jurnal Ilmu Kesehatan Anak, 5(3), 66–72.
Syifa, N., dkk. (2024). Focus group coaching dalam peningkatan kemampuan dan keterampilan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) bagi siswa sekolah dasar. Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), 7(2), 764–773.
Tjandra, W. (2017). Strategi pencegahan risiko kesehatan pada anak usia sekolah. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Wahyuni, I., dkk. (2023). Pemasangan safety sign serta edukasi safety di sekolah dasar sebagai upaya kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat. Journal of Public Health and Community Services (JPHCS), 2(2), 77–81.
Widowati, A., dkk. (2020). Model konstruksi safety grievance mechanism di sekolah dasar pada daerah rawan bencana. HIGEIA Journal of Public Health Research and Development, 4(4), 667–680.
Yusvita, F. (2016). Pendidikan keselamatan di sekolah pada siswa/i SDN 11 Pagi Duri Kepa Jakarta Barat. Jurnal Abdimas, 3(1), 45–50.
Yuvita, F., Utami, D., & Muda, C. A. K. (2022). Pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) di UPTD SDN Mekarjaya 11 Depok. IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services, 3(2), 131–138.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Rafa' Ikram Bahirah, Wahyu Hidayat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






